Dari bunyi tumbuhan air
Nama Taratara berasal dari kata “taz-taz”, bunyi tumbuhan air yang banyak tumbuh di rawa dan kolam di utara wilayah ini ketika ditarik atau diinjak. Penyebutannya berubah menjadi “Tazataza”, lalu pada tahun 1800-an, di masa Belanda, menjadi “Taratara”.